Produksi telur itik/itik manila di Bali tercatat -2,79% menjadi 1.150,14 ton data per 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2002 dengan angka produksi telur itik/itik manila mencapai 1.150,14 ton. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi produksi telur itik/itik manila mengalami penurunan dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Provinsi Lampung Ekspor 152,9 Juta Ton Makanan Ternak)
Berdasarkan data Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, total produksi telur itik/itik manila seluruh Indonesia pada 2025 mencapai 17,74 ribu ton.
Produksi telur itik/itik manila tersebut naik 1,07% dibandingkan tahun sebelumnya.
DI Yogyakarta mencatatkan produksi telur itik/itik manila tertinggi dengan 2.805,23 ton. Di provinsi ini, Kementerian Pertanian - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini turun 2,39% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Volume Ekspor SITC Kode 75 Mesin Kantor dan Pengolah Data Periode 2020-2026)
Berikutnya adalah Sulawesi Tenggara yang mencatatkan produksi telur itik/itik manila 2.239,97 ton lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, produksi telur itik/itik manila di provinsi ini naik 4,92% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Riau dengan produksi telur itik/itik manila 1.601,69 ton (naik 2,9%), Kalimantan Tengah dengan produksi telur itik/itik manila 1.467,13 ton (turun 3,83%) dan Sulawesi Tengah dengan produksi telur itik/itik manila 1441.8 ton (naik 5,64%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan produksi telur itik/itik manila dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Barat 65,47 juta ton
- Jawa Timur 46,57 juta ton
- Jawa Tengah 45,83 juta ton
- Banten 18,64 juta ton
- Sumatera Selatan 13,9 juta ton
- Kalimantan Selatan 9,1 juta ton
- Lampung 8,67 juta ton
- Sumatera Barat 4,15 juta ton
- Nusa Tenggara Barat 3,9 juta ton
- Aceh 2,79 juta ton