- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli (PPP) Azerbaijan pada 2024 sebesar 0.49 Unit. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 0.51 Unit. Penurunan ini mengindikasikan potensi pelemahan daya beli masyarakat Azerbaijan dalam konteks global.
Secara historis, PDB PPP Azerbaijan mengalami fluktuasi. Tahun 2022 mencatatkan nilai tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir, yaitu 0.59 Unit, yang diikuti penurunan signifikan pada 2023. Tahun 2016 menjadi titik terendah dengan 0.44 Unit, jauh di bawah capaian tahun-tahun berikutnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan di Kab. Morowali Utara 2018 - 2024)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Azerbaijan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam tiga tahun terakhir (2022-2024), rata-rata PDB PPP Azerbaijan adalah sekitar 0.53 Unit. Capaian 2024 di angka 0.49 Unit berada di bawah rata-rata tiga tahun terakhir, mengindikasikan performa ekonomi yang kurang optimal dalam periode tersebut.
Jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2020-2024), rata-rata PDB PPP Azerbaijan adalah sekitar 0.51 Unit. Maka, kinerja 2024 sedikit di bawah rata-rata, menunjukkan perlambatan dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan tertinggi dalam lima tahun terakhir terjadi pada tahun 2022, sementara penurunan terdalam terjadi pada 2023.
Pertumbuhan PDB tahunan Azerbaijan pada 2024 mengalami kontraksi turun 3.9%. Penurunan ini melanjutkan tren negatif setelah kontraksi turun 12.46% pada tahun 2023. Kontraksi ini menggambarkan penurunan aktivitas ekonomi secara umum dan berpotensi berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
(Baca: Kapitalisasi Pasar Bitcoin Hari Ini US$1747,11 Miliar)
Dari segi peringkat regional, Azerbaijan tetap berada di posisi 23 di Asia. Posisi ini menunjukkan bahwa meskipun ada fluktuasi nilai PDB PPP, posisinya relatif stabil dibandingkan negara-negara lain di kawasan.
IMF memproyeksikan PDB PPP Azerbaijan akan mencapai 0.493 Unit pada 2025. Proyeksi ini menunjukkan potensi stagnasi atau bahkan sedikit peningkatan dibandingkan 2024. Namun, proyeksi ini masih di bawah capaian tiga tahun terakhir, sehingga perbaikan signifikan masih belum terlihat dalam jangka pendek. Sebagai perbandingan, Cina memiliki PDB PPP tertinggi di Asia dengan 3365.594 Unit.