Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), total nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran seluruh Indonesia pada 2023 mencapai US$507,3 juta.
Urutan pertama adalah Bali, wilayah ini mencatatkan hingga US$127,29 juta. Provinsi ini mencatatkan peningkatan US$5321.7 ribu dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: Harga Daging Sapi Kualitas 2 di Pasar Tradisional Periode Januari 2025-2026)
Menyusul di urutan berikutnya adalah DKI Jakarta. Jumlah nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran di provinsi ini dilaporkan US$72,1 juta. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran terlihat turun 4,67% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak US$75,63 juta.
Berikutnya, nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran di Banten naik 183,08% menjadi US$52,54 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Nusa Tenggara Timur dengan nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran US$50,33 juta (naik 290,8%) dan nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran di Jawa Barat naik 3,07% menjadi US$46,81 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Produksi Telur Itik/Itik Manila Periode 2013-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor hotel dan restoran tertinggi pada 2023:
- Bali US$127,29 juta
- DKI Jakarta US$72,1 juta
- Banten US$52,54 juta
- Nusa Tenggara Timur US$50,33 juta
- Jawa Barat US$46,81 juta
- Kep. Riau US$36,23 juta
- Nusa Tenggara Barat US$33,15 juta
- Jawa Timur US$18.660 ribu
- Jawa Tengah US$15,78 juta
- Sulawesi Utara US$9566.9 ribu