Persentase penduduk miskin di perdesaan di Nusa Tenggara Barat tercatat 11,02% data per September 2025. Persentase ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 12,21%. Menurut rekam jejaknya, persentase tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada Maret 2013 sebesar 16,32% dan untuk rata-rata dalam empat tahun terakhir yakni turun 2,32%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jambi 2015 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase penduduk miskin di perdesaan di Indonesia mencapai 13,42%. Adapun persentase tertinggi yakni 39,14% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 4,44%.
Urutan pertama adalah Papua Tengah, wilayah ini mencatatkan hingga 39,14%. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 2,6% dibandingkan dengan semester sebelumnya.
(Baca: Persentase Penduduk yang Memiliki Jaminan Kesehatan Perusahaan/Perkantoran di Periode 2015-2024)
Setelahnya Papua di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama semester sebelumnya, persentase penduduk miskin di perdesaan di provinsi ini tumbuh 38%. Periode yang sama semester sebelumnya persentase penduduk miskin di perdesaan di provinsi ini tercatat 38,47%.
Selanjutnya, persentase penduduk miskin di perdesaan di Papua Barat Daya tercatat di angka 30,77%, persentase penduduk miskin di perdesaan di Papua Pegunungan tercatat di angka 30,25% dan persentase penduduk miskin di perdesaan di Papua Selatan tercatat di angka 27,79%
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan persentase penduduk miskin di perdesaan persentase tertinggi:
- Papua Tengah 39,14 %
- Papua 38 %
- Papua Barat Daya 30,77 %
- Papua Pegunungan 30,25 %
- Papua Selatan 27,79 %
- Papua Barat 24,32 %
- Maluku 24,01 %
- Nusa Tenggara Timur 21,48 %
- Gorontalo 19,86 %
- Aceh 14,51 %