Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Utara tercatat 76,84% data per 2025. Menurut rekam jejaknya, persentase tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2018 sebesar 95,59%. Adapun dalam enam tahun terakhir, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 2,96%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Rata-Rata Anggaran Penduduk Kabupaten Lombok Barat untuk Membeli Buncis Rp47 per Kapita per Minggu)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau untuk 10 provinsi teratas data per 2025 adalah 65,04%.
Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau tersebut naik 5,48% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Bangli untuk Membeli Bawang Putih Rp2.138 per Kapita per Minggu)
Urutan pertama adalah DI Yogyakarta, wilayah ini mencatatkan hingga 88,31%. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 1,63% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Bali berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini tumbuh 85,73%. Periode yang sama tahun sebelumnya persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini tercatat 85,99%.
Selanjutnya, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Riau tercatat di angka 80,22%, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Tenggara tercatat di angka 80,11% dan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Selatan tercatat di angka 78,67%
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau tertinggi pada 2025:
- DI Yogyakarta 88,31 %
- Bali 85,73 %
- Riau 80,22 %
- Sulawesi Tenggara 80,11 %
- Sulawesi Selatan 78,67 %
- Sumatera Utara 76,89 %
- Kalimantan Timur 76,87 %
- Sulawesi Utara 76,84 %
- Jawa Timur 76,68 %
- Gorontalo 75,75 %