Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Indonesia mencapai 65,04%. Adapun persentase tertinggi yakni 88,31% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 9,53%.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Konawe Selatan untuk Membeli Tauge Rp92 per Kapita per Minggu)
DI Yogyakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau sebanyak 88,31%. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,63% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Bali berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini tumbuh 85,73%. persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini dilaporkan 85,73%. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 85,99%.
Berikutnya, Riau dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau 80,22%, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Tenggara tercatat di angka 80,11% dan Sulawesi Selatan dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau 78,67%
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Luwu untuk Membeli Kubis Rp240 per Kapita per Minggu)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau tertinggi pada 2025:
- DI Yogyakarta 88,31 %
- Bali 85,73 %
- Riau 80,22 %
- Sulawesi Tenggara 80,11 %
- Sulawesi Selatan 78,67 %
- Sumatera Utara 76,89 %
- Kalimantan Timur 76,87 %
- Sulawesi Utara 76,84 %
- Jawa Timur 76,68 %
- Gorontalo 75,75 %