persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Papua Barat Daya pada 2025 tercatat 57,76%. Sebelumnya menurut rekam jejak dua tahun terakhir, rasio dengan rekor tertinggi di Papua Barat Daya pernah terjadi pada 2024 dengan pertumbuhan sebesar 58,25%. Sedangkan rata-rata dalam dua tahun terakhir yakni sebesar nan%.
Urutan pertama adalah DI Yogyakarta, wilayah ini mencatatkan hingga 88,31%. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 1,63% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Aneka Barang dan Jasa Kab. Sumenep | 2024)
Berikutnya adalah Bali yang mencatatkan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau 85,73% lebih kecil periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini turun 0,26% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Riau tercatat di angka 80,22%, Sulawesi Tenggara dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau 80,11% dan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Selatan tercatat di angka 78,67%
(Baca: Tingkat Akses Rumah Tangga ke Jaringan Telepon Tetap Periode 2013-2024)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau dengan persentase tertinggi:
- DI Yogyakarta 88,31 %
- Bali 85,73 %
- Riau 80,22 %
- Sulawesi Tenggara 80,11 %
- Sulawesi Selatan 78,67 %
- Sumatera Utara 76,89 %
- Kalimantan Timur 76,87 %
- Sulawesi Utara 76,84 %
- Jawa Timur 76,68 %
- Gorontalo 75,75 %