Rata-rata garis kemiskinan non makanan perdesaan di Indonesia saat ini sebesar 163,13 ribu data per 2025. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau di Kab. Takalar 2018 - 2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Papua Pegunungan tercatat dengan garis kemiskinan non makanan perdesaan terbanyak, yaitu 280,81 ribu. Garis kemiskinan non makanan perdesaan di Papua Pegunungan saat ini setara dengan 4,65% dari total seluruh provinsi.
Berikutnya adalah Kep. Bangka Belitung yang mencatatkan garis kemiskinan non makanan perdesaan 265,07 ribu lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, garis kemiskinan non makanan perdesaan di provinsi ini naik 10,55% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Kalimantan Timur dengan garis kemiskinan non makanan perdesaan 247,19 ribu (naik 8,72%), Kalimantan Utara dengan garis kemiskinan non makanan perdesaan 239,22 ribu (naik 7,18%) dan garis kemiskinan non makanan perdesaan di Kep. Riau naik 8,6% menjadi 207,59 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Provinsi Kep. Bangka Belitung Ekspor 10,64 Juta Ton Pupuk dan Mineral Alam Lainnya)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan garis kemiskinan non makanan perdesaan tertinggi pada 2025:
- Papua Pegunungan 280,81 ribu
- Kep. Bangka Belitung 265,07 ribu
- Kalimantan Timur 247,19 ribu
- Kalimantan Utara 239,22 ribu
- Kep. Riau 207,59 ribu
- Maluku 201,95 ribu
- Papua Barat 198,47 ribu
- Papua Barat Daya 198,18 ribu
- Papua 183,72 ribu
- Bengkulu 179,56 ribu