Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di tanah air.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kab. Gayo Lues | 2024)
Urutan pertama adalah Papua Pegunungan, wilayah ini mencatatkan hingga 292,52 ribu. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 33.706 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Menyusul di urutan berikutnya adalah DKI Jakarta. Periode yang sama tahun sebelumnya garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di provinsi ini tercatat 255,38 ribu .
Selanjutnya, garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di Kep. Riau naik 5,97% menjadi 268,39 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Kalimantan Timur dengan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan 268,15 ribu (naik 7,32%) dan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di Kep. Bangka Belitung naik 6,76% menjadi 264,27 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Desember 2025, Jumlah Penduduk Miskin di Kalimantan Utara 42.450 Jiwa)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan tertinggi pada 2025:
- Papua Pegunungan 292,52 ribu
- DKI Jakarta 275,59 ribu
- Kep. Riau 268,39 ribu
- Kalimantan Timur 268,15 ribu
- Kep. Bangka Belitung 264,27 ribu
- Kalimantan Utara 244,41 ribu
- Papua 233,92 ribu
- Papua Barat Daya 226,06 ribu
- Papua Barat 223,96 ribu
- Maluku 212,84 ribu