Garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di Kep. Bangka Belitung tercatat Rp250 ribu per kapita/bulan. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp237,89 ribu per kapita/bulan data per 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2018 sebesar 9,42%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Garis Kemiskinan per Kapita Makanan Periode 2015-2025)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan seluruh Indonesia pada 2025 mencapai 6,62 juta .
Garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan tersebut naik 2,26% dibandingkan tahun sebelumnya.
Papua Pegunungan mencatatkan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan tertinggi dengan 270,15 ribu. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 4,38% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Nusa Tenggara Barat 2018 - 2024)
Setelahnya Kep. Riau di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di provinsi ini tumbuh 8,86%. Jumlah garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di provinsi ini dilaporkan 262,28 ribu. Adapun untuk periode sebelumnya tercatat sebanyak 253,27 ribu .
Berikutnya, DKI Jakarta dengan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan 260,83 ribu (naik 6,95%), Kalimantan Timur dengan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan 254,61 ribu (naik 10,79%) dan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan di Kep. Bangka Belitung naik 5,09% menjadi 250 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan garis kemiskinan non makanan perkotaan dan perdesaan jumlah tertinggi:
- Papua Pegunungan 270,15 ribu
- Kep. Riau 262,28 ribu
- DKI Jakarta 260,83 ribu
- Kalimantan Timur 254,61 ribu
- Kep. Bangka Belitung 250 ribu
- Kalimantan Utara 232,16 ribu
- Papua 225,46 ribu
- Papua Barat Daya 217,4 ribu
- Papua Barat 211,95 ribu
- Maluku 203,27 ribu