Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data rata-rata pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Sulawesi Tengah tahun 2025 sebesar 1.256.394 Rupiah. Pada tahun ini, pengeluaran untuk makanan tercatat 648.896 Rupiah sedangkan pengeluaran bukan makanan mencapai 607.498 Rupiah. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, total pengeluaran masyarakat mengalami kenaikan sebesar 3,21 persen, sementara jika dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir tercatat kenaikan sebesar 10,78 persen, menunjukkan pertumbuhan pengeluaran yang lebih baik pada periode tiga tahun terakhir.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Belu | 2004 - 2025)
Secara persentase, pada tahun 2025 pengeluaran makanan mendominasi 51,65 persen dari total pengeluaran, sedangkan pengeluaran bukan makanan menempati 48,35 persen. Sepanjang 10 tahun terakhir, catatan kenaikan tertinggi total pengeluaran terjadi pada tahun 2023 dengan penambahan 8,3 persen dari tahun sebelumnya. Satu-satunya penurunan terjadi pada tahun 2021 dengan penurunan sedikit sebesar 1,3 persen, sebagai anomali akibat tekanan ekonomi pasca pandemi yang tidak terulang hingga tahun 2025.
Untuk urutan persentase konsumsi makanan nasional tahun 2025, Sulawesi Tengah berada di peringkat 17 dari seluruh provinsi di Indonesia. Peringkat ini turun 2 tingkat dibandingkan tahun 2024 yang menempati urutan 15, menunjukkan porsi pengeluaran makanan masyarakat Sulawesi Tengah relatif lebih kecil dibandingkan 16 provinsi lain di Indonesia pada tahun ini.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Kalimantan Selatan | 2024)
Sementara itu urutan persentase konsumsi bukan makanan tahun 2025 menempati peringkat 22 secara nasional. Peringkat ini mengalami penurunan 2 tingkat dari tahun 2024, yang artinya hanya terdapat 12 provinsi di Indonesia yang memiliki porsi pengeluaran bukan makanan lebih kecil dibandingkan masyarakat Sulawesi Tengah.
Berdasarkan ranking antar provinsi di Pulau Sulawesi, tahun 2025 Sulawesi Tengah turun satu peringkat menjadi urutan 5. Secara terpisah, ranking pengeluaran makanan turun 3 tingkat menjadi urutan 5, sedangkan ranking pengeluaran bukan makanan tetap bertahan di peringkat 5 di Pulau Sulawesi, posisi yang telah dipertahankan secara konsisten sepanjang empat tahun terakhir.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.750 | +0.45 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |