Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2024
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pengeluaran per kapita bulanan masyarakat Sulawesi Tengah tahun 2024. Pada tahun ini, rata-rata total pengeluaran per orang per bulan mencapai 1.231.453 Rupiah. Angka ini menunjukkan kenaikan berkelanjutan, naik 4,9 persen dibanding tahun 2023, dan tumbuh sebesar 38,7 persen jika dibandingkan rata-rata pengeluaran lima tahun terakhir. Dibanding rata-rata tiga tahun terakhir, pertumbuhan pengeluaran tahun 2024 tercatat lebih baik, dengan laju pertumbuhan yang stabil setiap tahunnya.
(Baca: Statistik PDRB ADHK Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Periode 2013-2025)
Untuk kategori pengeluaran tahun 2024, masyarakat Sulawesi Tengah mengalokasikan 52,33 persen atau sebesar 644.418 Rupiah per kapita per bulan untuk kebutuhan makanan, sedangkan sisanya 47,67 persen senilai 587.035 Rupiah digunakan untuk kebutuhan bukan makanan. Porsi pengeluaran makanan ini kembali naik sedikit setelah dua tahun sebelumnya berada di bawah angka 52 persen, dan menjadi porsi terbesar pengeluaran rumah tangga selama 10 tahun terakhir.
Secara historis selama 14 tahun data tercatat, kenaikan pengeluaran per kapita tertinggi terjadi pada tahun 2017, sedangkan titik terendah pertumbuhan tercatat pada tahun 2018 dimana hanya terjadi penambahan kurang dari 2,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Sepanjang 10 tahun terakhir tidak ditemukan anomali data, seluruh pergerakan angka mengikuti laju inflasi umum dan pertumbuhan ekonomi wilayah Sulawesi Tengah.
(Baca: Provinsi dengan Panjang Jalan Nasional Tertinggi di Indonesia (2024))
Pada tahun 2024, persentase konsumsi makanan Sulawesi Tengah berada pada urutan ke 15 secara nasional dari seluruh provinsi di Indonesia. Sementara itu untuk urutan persentase konsumsi bukan makanan, provinsi ini menempati urutan ke 24 secara nasional. Dari sisi ranking di wilayah Pulau Sulawesi, posisi Sulawesi Tengah tetap berada di peringkat 4, tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2023.
Untuk ranking kategori pengeluaran tahun 2024, Sulawesi Tengah menempati urutan 2 untuk nilai pengeluaran makanan di Pulau Sulawesi, sedangkan untuk pengeluaran bukan makanan tetap bertahan di posisi 5. Posisi ini menunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat wilayah ini masih didominasi oleh pemenuhan kebutuhan pokok makanan, dibandingkan alokasi anggaran untuk kebutuhan sekunder maupun tersier.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.824 | +0.22 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |