Risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di Sulawesi Tengah tercatat 59,76%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 179 per 100.000 penduduk data per 2022. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2010 sebesar 62,71% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 0,11%.
Daftar 10 Terbesar:
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di tanah air.
Sulawesi Utara mencatatkan risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk tertinggi dengan 364 per 100.000 penduduk. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 46,18% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Papua barat berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di provinsi ini tumbuh 22,15%. Periode yang sama tahun sebelumnya risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di provinsi ini tercatat 289 per 100.000 penduduk.
Selanjutnya, risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di Sulawesi Selatan naik 89,16% menjadi 314 per 100.000 penduduk dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk di DKI Jakarta naik 10,83% menjadi 307 per 100.000 penduduk dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan Sumatera Utara dengan risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk 292 per 100.000 penduduk (naik 16,8%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan risiko terkena tindak kejahatan per 100 ribu penduduk tertinggi pada 2022:
- Sulawesi Utara 364 per 100.000 penduduk
- Papua Barat 353 per 100.000 penduduk
- Sulawesi Selatan 314 per 100.000 penduduk
- DKI Jakarta 307 per 100.000 penduduk
- Sumatera Utara 292 per 100.000 penduduk
- DI Yogyakarta 285 per 100.000 penduduk
- Sulawesi Tengah 270 per 100.000 penduduk
- Gorontalo 211 per 100.000 penduduk
- Riau 191 per 100.000 penduduk
- Aceh 190 per 100.000 penduduk