Biaya Transportasi di Kabupaten Gresik Bulan Mei Turun 0,62%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran jasa angkutan penumpang di Kabupaten Gresik pada Mei lalu turun 0,62%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,61%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok transportasi menyumbang 0,52% inflasi daerah ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Jambi 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) transportasi di Kabupaten Gresik berada di level 109,71 pada Mei 2026, lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 110,39.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi transportasi telah mencapai 1,18% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kabupaten Gresik telah mengalami pertumbuhan 0,91% (year to date/ytd).
(Baca: Inflasi Kabupaten Gorontalo Mei 2026: Kelompok Makanan, Minuman Dan Tembakau Tercatat Tertinggi)
Inflasi transportasi ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Mei 2026).
Berikut ini inflasi subkelompok transportasi yang di ukur BPS per Mei di Kabupaten Gresik :
- Kelompok transportasi 0,52%
- Kelompok pembelian kendaraan 0,15%
- Kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi 0,83%
- Kelompok jasa angkutan penumpang -0,62%
Dibandingkan dengan 108 kabupaten/kota lain, inflasi transportasi tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 1,08% dengan IHK sebesar 117.59 dan terendah terjadi di Kabupaten Gunung Kidul turun 0,64% dengan IHK sebesar 115.64. Sementara untuk Kabupaten Gresik ini menempati urutan 81.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok transportasi tertinggi pada Mei 2026:
- Kabupaten Mukomuko 13,75%
- Kota Palu 13,74%
- Kota Bengkulu 12,06%
- Kota Tarakan 11,7%
- Kabupaten Toli Toli 9,61%
- Kota Balikpapan 8,87%
- Kabupaten Sorong Selatan 8,71%
- Timika 7,83%
- Kota Kendari 7,52%
- Tanjung Pandan 7,48%
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.959 | +0.19 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |