Harga Pangan Hari Ini 19 Februari di Banten: Harga Bawang dan Cabai Merah Naik

1
Irfan Fadhlurrahman 19/02/2026 15:51 WIB
Image Loader
Memuat...
Daftar Harga Pangan Eceran Wilayah Banten 19 Februari 2026 Pukul 15.46 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Harga beberapa bahan pangan di Banten hari ini terpantau naik dibanding kemarin.

Melansir data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pada Kamis (19/2/2026) pukul 15.46 WIB, dari 16 komoditas terdapat 5 komoditas naik dan 4 komoditas turun.

Komoditas yang naik harga yaitu cabai merah besar, beras premium, cabai rawit merah, bawang merah, dan cabai merah keriting.

(Baca: 5 Provinsi dengan Produksi Beras Tertinggi di Indonesia pada 2024)

Sementara, harga beberapa komoditas seperti telur ayam ras, beras medium, daging sapi paha belakang, dan daging ayam ras menurun dibanding harga kemarin.

Komoditas cabai merah keriting melonjak paling tinggi Rp1.458 (3,09%) menjadi Rp48.583 per kg. Adapun harga daging sapi paha belakang turun paling tajam Rp625 (0,45%) menjadi Rp137.500 per kg.

Berikut daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Banten menurut SP2KP Kemendag 19 Februari 2026 pukul 15.46 WIB.

  1. Daging Sapi Paha Belakang: Rp137.500 per kg (turun 0,45%)
  2. Cabai Rawit Merah: Rp94.375 per kg (naik 0,44%)
  3. Cabai Merah Keriting: Rp48.583 per kg (naik 3,09%)
  4. Cabai Merah Besar: Rp46.458 per kg (naik 0,45%)
  5. Bawang Merah: Rp43.708 per kg (naik 0,48%)
  6. Daging Ayam Ras: Rp40.417 per kg (turun 0,1%)
  7. Bawang Putih Honan: Rp34.333 per kg (tetap)
  8. Telur Ayam Ras: Rp31.063 per kg (turun 0,13%)
  9. Minyak Goreng Sawit Kemasan Premium: Rp20.500 per liter (tetap)
  10. Gula Pasir Curah: Rp17.729 per kg (tetap)
  11. Minyak Goreng Sawit Curah: Rp17.005 per liter (tetap)
  12. Minyakita: Rp15.824 per liter (tetap)
  13. Beras Premium: Rp14.636 per kg (naik 0,01%)
  14. Kedelai Impor: Rp13.083 per kg (tetap)
  15. Beras Medium: Rp12.864 per kg (turun 0,07%)
  16. Tepung Terigu: Rp12.208 per kg (tetap)

(Baca: Wisatawan Domestik Semester I 2025 Mayoritas Berasal dari Jawa)

Data Populer

Loading...