Rata-Rata Anggaran Penduduk Kota Pariaman untuk Membeli Rokok Dan Tembakau Rp19.983 per Kapita per Minggu
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli rokok dan tembakau di Kota Pariaman pada 2025 adalah Rp19.983 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp20.263 per kapita per minggu.
(Baca: 7,32% Penduduk di Kabupaten Padang Lawas Masuk Kategori Miskin)
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
(Baca: Pengeluaran per Kapita Kabupaten Malang 2025: Kenaikan Jadi Rp1,31 Juta per Bulan)
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 3,46%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 3,46%.
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok rokok dan tembakau di Kota Pariaman dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk rokok kretek filter Rp17.954 per kapita per minggu, rokok kretek tanpa filter Rp1.491 per kapita per minggu, rokok putih Rp351 per kapita per minggu, rokok dan tembakau lainnya Rp173 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk tembakau Rp14 per kapita per minggu
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli rokok dan tembakau tertinggi adalah di Kabupaten Puncak Jaya dan terendah di Kabupaten Dogiyai. Sedangkan untuk Kota Pariaman ini, nominal pengeluaran untuk membeli rokok dan tembakau berada di urutan 318. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli rokok dan tembakau adalah Rp278 per kapita per minggu.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.626 | -0.16 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |