Bulan Juni, Inflasi Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Badung Sebesar 0,69%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi makanan, minuman dan tembakau di Kabupaten Badung pada Juni mencapai 0,69%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,2%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang 0,69% inflasi daerah ini.
(Baca: Bulan Juni, Inflasi Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Tanjung Pinang -0,01%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kabupaten Badung berada di level 117,61 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 116,8.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 3,2% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Badung telah mengalami pertumbuhan 3,63% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per Juni 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan kelima di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Bojonegoro Bulan Juni Naik 2,37%)
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per Juni di Kabupaten Badung :
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau 0,69 %
- Kelompok makanan 0,83 %
- Kelompok rokok dan tembakau 0,1 %
- Kelompok minuman yang tidak beralkohol -0,02 %
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,2% dengan IHK sebesar 117.75 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 2,41% dengan IHK sebesar 140,03. Sementara untuk Kabupaten Badung ini menempati urutan 47.
Inflasi (umum) bulan Mei 2026 di tingkat nasional sebesar 0,28% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,95% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Juni 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,34% (yoy).
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.968 | -0.06 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |