Penduduk Kabupaten Teluk Wondama Mengeluarkan Rp33.613 per Kapita per Minggu untuk Membeli Rokok Dan Tembakau
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli rokok dan tembakau di Kabupaten Teluk Wondama pada 2025 sebesar Rp33.613 per kapita per minggu. Nilai ini naik dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp31.632 per kapita per minggu.
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, kenaikan pengeluaran ini di dorong oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 1,3%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 1,3%.
(Baca: Penduduk Kabupaten Lahat Mengeluarkan Rp242 per Kapita per Minggu untuk Membeli Kunyit)
Lima terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok rokok dan tembakau di Kabupaten Teluk Wondama dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk rokok kretek filter Rp18.895 per kapita per minggu, rokok kretek filter Rp18.895 per kapita per minggu, rokok dan tembakau lainnya Rp11.655 per kapita per minggu, rokok dan tembakau lainnya Rp11.655 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk rokok kretek tanpa filter Rp621 per kapita per minggu
Publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata pengeluaran per kapita di kabupaten ini mencapai Rp2,11 juta per kapita dalam sebulan pada Maret 2025. Jumlah tersebut meningkat 19,67% dibandingkan Maret 2024 yang sebesar Rp1,76 juta per kapita per bulan.
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli rokok dan tembakau tertinggi adalah di Kabupaten Puncak Jaya dan terendah di Kabupaten Dogiyai. Sedangkan untuk Kabupaten Teluk Wondama ini, nominal pengeluaran untuk membeli rokok dan tembakau berada di urutan 24,5. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli rokok dan tembakau adalah Rp278 per kapita per minggu.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.670 | +0.35 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |