Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Serdang Bedagai, pada 2025 mencapai Rp46,22 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,07% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp42,01 triliun.
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2022 pasca covid tercatat mencapai 4,46%.
(Baca: Harga Gula Pasir di Pasar Modern Periode Mei 2025-2026)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 690,72 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp66.022 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 180.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp21,34 jutajuta. Nominal ini tumbuh 6,33%.
Kemudian sektor industri pengolahan tumbuh 2,75% menjadi Rp7,76 jutajuta kemudian diurutan berikutnya diikuti oleh sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 5,95% menjadi Rp7,05 jutajuta.
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah real estate dengan PDRB Rp1,28 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 6,13% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp1,23 jutajuta.
(Baca: 10 Provinsi Terpilih Harga Cabai Rawit Merah Tertinggi (Rabu, 13 Mei 2026))
Distribusi PDRB di Kabupaten Serdang Bedagai pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Serdang Bedagai ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 45,18%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, dan sektor penyediaan akomodasi dan makan minum.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.