Bupati Langkat Syah Afandin Terjerat OTT KPK, Ini Harta Kekayaannya
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim bersama 6 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Sumatera Utara.
Mereka diduga terlibat dalam kasus suap di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
"Orang-orang yang ditangkap terlibat dalam perkara suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Langkat, Sumatera Utara," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, dilansir dari Katadata.co.id, Jumat (3/7/2026).
Namun, Budi belum menjelaskan kasus korupsi yang menjerat Ondim. Ia juga belum mengungkapkan sejumlah pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut.
Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Ondim memiliki kekayaan senilai Rp10,67 miliar pada 2025.
Sebagian besar hartanya berupa 4 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Medan, Deli Serdang, Binjai, dan Langkat, dengan nilai Rp5,95 miliar.
Bupati Langkat ini juga dilaporkan memiliki kas dan setara kas senilai Rp4,32 miliar; alat transportasi Rp925 juta; surat berharga Rp37,93 juta; serta harta bergerak lainnya Rp433 juta.
Alat transportasi miliknya yang tercatat berupa satu unit mobil Toyota Alphard (2022) serta dua unit motor yaitu Kawasaki R270 (2019) dan N-Max (2024).
Sampai akhir 2025, Ondim memiliki utang sebesar Rp993,07 juta. Berikut rincian harta kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin menurut LHKPN KPK pada 2025:
- Tanah dan bangunan: Rp5.950.000.000
- Kas dan setara kas: Rp4.317.142.756
- Alat transportasi: Rp925.000.000
- Surat berharga: Rp37.932.591
- Harta bergerak lainnya: Rp433.000.000
- Utang: Rp993.072.751
- Total kekayaan: Rp10.670.002.596
(Baca: Bupati Muara Enim Jadi Tersangka KPK, Ini Harta Kekayaannya)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.968 | -0.06 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |