Harga-harga komponen penyumbang inflasi pakaian di kota Surabaya pada April kemarin mencapai 0,23%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,31%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok pakaian dan alas kaki menyumbang 0,28% inflasi daerah ini.
(Baca: Harga Transportasi di Kab. Morowali Bulan April Naik 0,04%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) pakaian dan alas kaki di kota Surabaya berada di level 105,22 pada April 2024, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 104,98.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi pakaian dan alas kaki telah turun 5,43% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di kota Surabaya telah mengalami pertumbuhan 0,8% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per April 2024, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan ketiga di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Inflasi Transportasi di Kota Bukit Tinggi Bulan April Sebesar 2,08%)
Berikut ini inflasi subkelompok pakaian dan alas kaki yang di ukur BPS per April di kota Surabaya :
- Kelompok alas kaki 0,33%
- Kelompok pakaian 0,23%
- Kelompok pakaian dan alas kaki 0,28%
Dibandingkan dengan 119 kabupaten/kota lain, inflasi pakaian dan alas kaki tertinggi terjadi di kabupaten kota Baru sebesar 0,21% dengan IHK sebesar 106.36 dan terendah terjadi di kota Medan sebesar 0,18% dengan IHK sebesar 104.31. Sementara untuk kota Surabaya ini menempati urutan 61.
Realisasi inflasi Indonesia mencapai 0,3% secara bulanan dan -7,27% secara tahunan. Meski tercatat lebih rendah dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini tidak setinggi periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 4,33%.