Inflasi Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kota Batam Bulan Mei Mencapai 0,14%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kota Batam pada Mei lalu mencapai 0,14%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,01%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah menyumbang 0,14% inflasi daerah ini.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Papua | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah di Kota Batam berada di level 107,85 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 107,7.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah telah mencapai 0,96% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, pengeluaran di Kota Batam telah mengalami pertumbuhan 0,18% (year to date/ytd).
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan keempat.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Laki-Laki di Perkotaan dengan Keluhan Kesehatan Periode 2013-2024)
Berikut ini inflasi subkelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah yang di ukur BPS per Mei di Kota Batam :
- Kelompok listrik dan bahan bakar rumah tangga 0,09 %
- Kelompok sewa dan kontrak rumah 0,21 %
- Kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah 0,14 %
- Kelompok pemeliharaan, perbaikan dan keamanan 0,22 %
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,28% dengan IHK sebesar 104.93 dan terendah terjadi di Kabupaten Gunung Kidul sebesar 0,46% dengan IHK sebesar 102.26. Sementara untuk Kota Batam ini menempati urutan 114.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,5% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Mei 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,08% (yoy).
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.809 | +0.59 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |