Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Palembang Bulan Mei Naik 0,08%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin di Kota Palembang pada Mei lalu berada di angka 0,08%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,18%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,36% inflasi daerah.
(Baca: Pengeluaran Penduduk Kabupaten Tanah Bumbu untuk Membeli Sayur Matang Rp1.357 per Kapita per Minggu)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Palembang berada di level 98,37 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 98,29.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 0,12% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Palembang telah mengalami pertumbuhan 0,3% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per Mei 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan 4.5 di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Provinsi Aceh Ekspor 62,88 Ribu Ton Buah Buahan dan Sayur Sayuran)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Mei di Kota Palembang :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,36%
- Kelompok tekstil rumah tangga 3,03%
- Kelompok peralatan rumah tangga 0,36%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum 0,11%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 0,54%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,08%
Dibandingkan dengan 137 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,1% dengan IHK sebesar 103.86 dan terendah terjadi di Kabupaten Lebak sebesar 1,42% dengan IHK sebesar 93,12. Sementara untuk Kota Palembang ini menempati urutan 69.
Inflasi (umum) bulan Maret 2025 di tingkat nasional sebesar 1,65% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,5% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Mei 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,08% (yoy).
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.69 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |