Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Badung, pada 2025 tercatat Rp81,66 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 6,26% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp75,06 triliun.
Meskipun demikian menurut data historisnya, dibandingkan dengan masa setelah pandemi covid, pertumbuhan di wilayah ini terlihat tidak lebih baik karena mencatatkan pertumbuhan yang lebih rendah.
(Baca: Harga Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran di Kabupaten Tulungagung Bulan April Naik 0,5%)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 532,5 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp142,34 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 51.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor transportasi dan pergudangan menjadi unggulan.
Sektor transportasi dan pergudangan di Kabupaten Badung pada 2025 mencatatkan nilai sebesar Rp22,9 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 5,69% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp21,33 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 9,9% menjadi Rp21,75 jutajuta, sektor konstruksi dengan PDRB Rp6,31 jutajuta (4,35%).
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah pertanian, kehutanan dan perikanan dengan PDRB Rp4,72 jutajuta.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi Kota Tegal | 2024)
Distribusi PDRB di Kabupaten Badung pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Badung ini adalah sektor penyediaan akomodasi dan makan minum dengan kontribusi mencapai 26,36%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor transportasi dan pergudangan, sektor konstruksi, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.