Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Sumba Barat Daya, pada 2025 tercatat Rp5287 miliar. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,6% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp4895 miliar.
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2022 pasca covid tercatat mencapai 3,84%.
(Baca: Daftar 10 Siswa Lolos Ujian Masuk SMA12 Kota Depok 2025)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 340,01 ribu jiwa (data 2024), PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp15.759 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 503.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2025 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp2,04 jutajuta. PDRB ini tumbuh 2,57%.
Selanjutnya di posisi kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 13,82% menjadi Rp857,44 ribujuta kemudian urutan ketiga diikuti oleh sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib tumbuh 6,2% menjadi Rp744,67 ribujuta.
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah jasa pendidikan dengan PDRB Rp344,01 ribujuta.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Sulawesi Tengah 2018 - 2025)
Distribusi PDRB di Kabupaten Sumba Barat Daya pada 2025
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Sumba Barat Daya ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 39,15%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor jasa pendidikan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Jasa Perusahaan.