14.172 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Selasa, 29 September 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 29/09/2026 11:15 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 14.172 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 4661 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Selasa (29/9/2026) pukul 11.15 WIB. Dari 14.172 titik panas terdeteksi, 603 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 12264 titik skala sedang, dan 1305 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kualitas Udara di Kota Besar Indonesia Buruk, Jauh dari Standar WHO)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Papua Selatan sebanyak 4808 titik. Kalimantan Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 2492 titik. Sumatera Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 1794 titik panas.

Sebanyak 649 titik panas terdeteksi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur menyusul dengan 617 titik panas, serta Maluku dan Jambi masing-masing memiliki 487 dan 416 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Kalbar Punya Kualitas Udara Terburuk di Indonesia Pagi Ini (Jumat, 18 Agustus 2023))

Data Pasar

Macro update by
29 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.58
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jul) 787,60 -26.07
Impor Migas (Jul) 3,77 -17.33
Ekspor (Jul) 26,22 +2.98
Impor (Jul) 26,09 +0.72
Kunjungan Wisman (Jul) 1,53 +9.99
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...