Gunung Semeru Kembali Erupsi Sore Ini (Sabtu, 7 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (7/3/2026) pukul 15.53 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 31 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 16 milimeter dan durasi 109 detik.
(Baca: Kalbar Punya Kualitas Udara Terburuk di Indonesia Pagi Ini (Jumat, 18 Agustus 2023))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 7 Maret 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-23 milimeter dan lama gempa 58-132 detik.
Kemudian, 1 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 12 mm dan lama gempa 275 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3 milimeter dan lama gempa 44 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 877 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 446 kali letusan.
(Baca: Kualitas Udara Jakarta Buruk, Kalah dari Ibu Kota ASEAN Lainnya)