Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara semester tahun 2025 sebesar 10,14 persen. Angka ini turun sebanyak 0,4 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat 10,54 persen, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 410 jiwa menjadi total 20.150 jiwa.
Sepanjang periode 2005 hingga 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi pada tahun 2006 sebesar 22,60 persen. Nilai terendah tercatat pada tahun 2020 sebesar 10,01 persen, sebelum mengalami pergerakan naik turun hingga mencapai posisi saat ini. Rank kemiskinan secara nasional berada di urutan 211 dari total 514 kabupaten kota seluruh Indonesia.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Pekalongan | 2004 - 2025)
Dalam kurun 5 tahun terakhir, rata-rata persentase kemiskinan Kabupaten Bombana berada pada angka 10,49 persen. Angka tahun 2025 tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan rata-rata tersebut. Pertumbuhan penurunan kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2008 sebesar 11,02 persen, sementara peningkatan terbesar tercatat pada tahun 2012 sebesar 11,48 persen.
Kota Bau Bau
Berada di peringkat 334 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 6,83 persen dengan penurunan sebesar 7,70 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 12.410 jiwa, garis kemiskinan berada pada 462,88 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 75,90 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 4,81 persen.
Kota Kendari
Peringkat 470 secara nasional menjadi posisi terendah angka kemiskinan di kelompok wilayah ini, dengan persentase hanya 4,18 persen. Tercatat sedikit penurunan 1,18 persen pada periode terakhir, garis kemiskinan sebesar 554,11 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita wilayah ini mencapai 85,16 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 5,18 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Sorong Selatan 27.747 dan Angka Pengangguran 3,14%)
Kabupaten Kolaka
Memiliki persentase kemiskinan 10,19 persen dengan peringkat 209 nasional, angka ini hampir setara dengan Kabupaten Bombana. Wilayah ini mencatatkan penurunan kemiskinan sebesar 12,68 persen menjadi terbesar di kelompok ini, jumlah penduduk miskin 29.450 jiwa. Garis kemiskinan tercatat 493,07 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai 162,54 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Konawe Selatan
Peringkat 166 nasional untuk angka kemiskinan, wilayah ini mencatatkan persentase 11,18 persen. Hanya terjadi penurunan sangat kecil 0,18 persen pada tahun terakhir, dengan jumlah penduduk miskin mencapai 37.400 jiwa. Garis kemiskinan sebesar 370,13 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 57,45 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Konawe Utara
Berada di peringkat 151 nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 11,89 persen. Terjadi penurunan sebesar 9,72 persen pada periode terakhir, jumlah penduduk miskin 8.190 jiwa. Garis kemiskinan tercatat 425,35 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 81,77 juta rupiah per tahun.