Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Bukit Tinggi Capai 7,71% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 27/06/2026 08:40 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Bukit Tinggi , Sumatera Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Bukit Tinggi , Sumatera Barat mencapai 7,71% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,36% dari tahun sebelumnya sebesar 7,35%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 3,44%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Bukit Tinggi lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Bukit Tinggi yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 7,71% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 18 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Barat, PoU di Kota Bukit Tinggi ada di urutan ke-12. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Sawahlunto/sijunjung (6,17%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai (10,03%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat pada 2025.

  1. Kabupaten Sawahlunto/sijunjung: 6,17%
  2. Kabupaten Dharmasraya: 6,37%
  3. Kabupaten Lima Puluh Kota: 6,57%
  4. Kabupaten Solok: 6,59%
  5. Kabupaten Pasaman Barat: 7,15%
  6. Kota Pariaman: 7,18%
  7. Kabupaten Solok Selatan: 7,19%
  8. Kabupaten Padang Pariaman: 7,29%
  9. Kota Solok: 7,35%
  10. Kota Payakumbuh: 7,53%

(Baca: Skor Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Capai 75,9 pada 2025)

Data Pasar

Macro update by
27 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.975 -0.16
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...