Gunung Semeru Kembali Erupsi Siang Ini (Selasa, 24 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (24/2/2026) pukul 12.28 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 10 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Sedang karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 24 Februari 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-22 milimeter dan lama gempa 60-131 detik.
Kemudian, 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-5 mm dan lama gempa 25-63 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5 milimeter dan lama gempa 57 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 753 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 394 kali letusan.
(Baca: Banjir Mendominasi Bencana Alam di Indonesia pada Awal 2024)