Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kota Tarakan Kalimantan Utara periode semester 2025. Persentase penduduk miskin tahun ini tercatat 5,03 persen, turun 0,53 persen dari tahun sebelumnya. Total penduduk miskin saat ini sebanyak 14.010 jiwa, mengalami penurunan sebesar 8,55 persen dibandingkan tahun 2024.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Lamandau | 2004 - 2025)
Selama periode 2004 hingga 2025, persentase kemiskinan di wilayah ini pernah mencapai titik tertinggi 10,99 persen pada tahun 2008. Catatan terendah dalam 21 tahun data tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan penurunan kemiskinan tahun ini juga menjadi yang terbesar sejak 10 tahun terakhir.
Secara peringkat nasional, Kota Tarakan menempati urutan 424 dari total 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Peringkat ini bergeser sedikit turun 2 posisi dibandingkan tahun sebelumnya. Dalam skala Pulau Kalimantan, wilayah ini berada di urutan 27 untuk indikator persentase penduduk miskin.
Kabupaten Bulungan
Berada di peringkat 314 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 7,26 persen dengan penurunan sebesar 17,12 persen tahun ini. Jumlah penduduk miskin tercatat 9.920 jiwa, garis kemiskinan sebesar 594,19 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 169,99 juta rupiah per tahun.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Soppeng Rp.72,36 Juta)
Kabupaten Malinau
Peringkat 405 nasional, persentase kemiskinan tercatat 5,56 persen dengan penurunan 19,88 persen menjadi penurunan terbesar antar wilayah di Kalimantan Utara. Tercatat 5.240 jiwa penduduk miskin, garis kemiskinan 821,19 ribu rupiah per bulan per kapita, pendapatan per kapita 215,36 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Nunukan
Menempati urutan 414 nasional, persentase kemiskinan tercatat 5,27 persen dengan penurunan sebesar 8,03 persen pada tahun berjalan. Jumlah penduduk miskin sebanyak 11.810 jiwa, garis kemiskinan sebesar 621,29 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 199,72 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Tana Tidung
Peringkat 447 nasional, merupakan satu-satunya wilayah di Kalimantan Utara yang mencatat kenaikan persentase kemiskinan sebesar 2,01 persen menjadi 4,56 persen. Terdapat 1.590 jiwa penduduk miskin, garis kemiskinan 537,59 ribu rupiah per bulan, dengan pendapatan per kapita tertinggi yaitu 338,61 juta rupiah per tahun.