Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah mengalami kenaikan. Persentase penduduk miskin mencapai 5,94 persen, meningkat 12,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini mencapai 12.040 jiwa dari total penduduk 209.117 jiwa.
Dibandingkan kabupaten lain di Kepulauan Bangka Belitung, perkembangan kemiskinan di Bangka Tengah menunjukkan dinamika yang berbeda. Kabupaten lain ada yang mengalami penurunan, sementara Bangka Tengah justru mengalami peningkatan. Kenaikan ini menempatkan Bangka Tengah pada peringkat 403 secara nasional.
(Baca: 27,57% Penduduk di Kabupaten Teluk Wondama Masuk Kategori Miskin)
Data historis menunjukkan fluktuasi angka kemiskinan di Bangka Tengah selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 11,61 persen, sementara terendah pada tahun 2020 sebesar 4,85 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2005 sebesar 18,67 persen, dan pertumbuhan terendah pada tahun 2011 turun 31,1 persen. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), persentase kemiskinan saat ini lebih tinggi. Rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024), persentase kemiskinan saat ini juga lebih tinggi. Peringkat kemiskinan secara nasional juga fluktuatif, dengan posisi terbaik pada tahun 2011 di peringkat 451 dan terendah pada tahun 309 di tahun 2005.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bima Periode 2004 - 2024)
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Kepulauan Bangka Belitung yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Bangka Tengah menunjukkan beberapa perbedaan. Kabupaten Bangka memiliki persentase kemiskinan lebih rendah, sedangkan Kabupaten Belitung Timur dan Belitung memiliki persentase kemiskinan sedikit lebih tinggi. Kota Pangkal Pinang memiliki persentase kemiskinan lebih rendah, sementara Kabupaten Bangka Selatan memiliki persentase kemiskinan jauh lebih rendah.
Kabupaten Bangka
Kabupaten Bangka menunjukkan angka kemiskinan yang lebih rendah dari Bangka Tengah. Dengan persentase kemiskinan 4,24 persen, wilayah ini menduduki peringkat 471 secara nasional. Meskipun memiliki jumlah penduduk miskin yang lebih tinggi, yaitu 14.760 jiwa, dari total populasi 335.292 jiwa, angka ini menunjukkan bahwa proporsi penduduk miskin terhadap total penduduk lebih kecil dibandingkan Bangka Tengah. Garis kemiskinan di Kabupaten Bangka tercatat sebesar Rp723.719,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp58,48 juta per tahun. Tingkat pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bangka sebesar 1,61 persen.
Kabupaten Belitung Timur
Dengan persentase kemiskinan 6,36 persen, Kabupaten Belitung Timur menduduki peringkat 386 secara nasional, lebih baik dari Bangka Tengah. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini mencapai 8.500 jiwa, dari total penduduk 132.121 jiwa. Garis kemiskinan di Belitung Timur cukup tinggi, mencapai Rp907.577,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp82,61 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk di Belitung Timur tercatat sebesar 1,51 persen, menunjukkan pertumbuhan yang stabil.
Kabupaten Belitung
Kabupaten Belitung mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 6,11 persen, menempatkannya pada peringkat 398 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 11.970 jiwa dari total populasi 191.252 jiwa. Garis kemiskinan di Belitung mencapai Rp919.372,00 per kapita per bulan, sedikit lebih tinggi dibandingkan Belitung Timur. Pendapatan per kapita masyarakat di Belitung adalah Rp73,93 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk di Belitung sebesar 2,25 persen, menandakan perkembangan yang positif.
Kota Pangkal Pinang
Kota Pangkal Pinang memiliki persentase kemiskinan yang lebih rendah, yaitu 4,04 persen, menempatkannya pada peringkat 480 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 8.870 jiwa, dari total populasi 239.730 jiwa. Garis kemiskinan di Pangkal Pinang tercatat sebesar Rp925.522,00 per kapita per bulan, tertinggi dibandingkan kabupaten lain di Bangka Belitung. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp82,19 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk di Pangkal Pinang sebesar 2,93 persen, menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan.
Kabupaten Bangka Selatan
Kabupaten Bangka Selatan memiliki persentase kemiskinan terendah di antara kabupaten lain yang dibandingkan, yaitu 3,74 persen, menempatkannya pada peringkat 491 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini mencapai 8.100 jiwa, dari total populasi 213.877 jiwa. Garis kemiskinan di Bangka Selatan tercatat sebesar Rp697.382,00 per kapita per bulan, terendah dibandingkan wilayah lain. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp57,70 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk di Bangka Selatan sebesar 3,34 persen, menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi dibandingkan kabupaten lainnya.