Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Kota Malang tahun 2024 sebesar 3,91 persen, sedikit turun dari tahun sebelumnya yang 4,26 persen dengan pertumbuhan penurunan 8,22 persen. Jumlah penduduk Kota Malang tahun ini mencapai 885.271 jiwa, sedikit naik dari tahun sebelumnya sebesar 874.660 jiwa dengan pertumbuhan 1,21 persen. Jumlah penduduk miskin juga sedikit turun menjadi 34.840 orang dari 37.780 orang tahun sebelumnya.
(Baca: Produksi Durian Periode 2013-2023)
Dari data historis kemiskinan Kota Malang periode 2004-2024, persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 7,42 persen, sedangkan terendah pada tahun 2024 sebesar 3,91 persen. Pertumbuhan kemiskinan terendah terjadi pada tahun 2009 dengan penurunan 22,71 persen, sedangkan tertinggi pada tahun 2020 dengan kenaikan 9,09 persen. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 4,18 persen, lebih rendah dibanding rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 4,32 persen. Rank persentase kemiskinan Kota Malang di Indonesia tahun 2024 adalah urutan ke-486, naik dari urutan ke-476 tahun sebelumnya.
Dibandingkan kabupaten kota tetangga di Jawa Timur, persentase kemiskinan Kota Malang (3,91 persen) berada di posisi ketiga di antara Kota Batu (3,06 persen), Kota Surabaya (3,96 persen), Kota Madiun (4,38 persen), dan Kabupaten Sidoarjo (4,53 persen). Jumlah penduduk miskin Kota Malang (34.840 orang) lebih tinggi dibanding Kota Batu dan Kota Madiun, tapi lebih rendah dibanding Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.
Kota Batu
Urutan rank persentase kemiskinan di Indonesia adalah ke-504, lebih rendah dari Kota Malang. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 3,06 persen dengan pertumbuhan penurunan 7,55 persen. Jumlah penduduk miskinnya adalah 6.590 orang, jauh lebih kecil dibanding Kota Malang. Garis kemiskinan sebesar 642,78 ribu rupiah per kapita per bulan, sedikit naik dengan pertumbuhan 4,69 persen. Pendapatan per kapita sebesar 9,95 juta rupiah per tahun, naik dengan pertumbuhan 6,73 persen. Jumlah penduduk mencapai 223.601 jiwa, naik dengan pertumbuhan 1,85 persen.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kab. Kediri | 2024)
Kota Madiun
Rank persentase kemiskinan di Indonesia adalah ke-466, lebih tinggi dari Kota Malang. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 4,38 persen dengan pertumbuhan penurunan 7,59 persen. Jumlah penduduk miskinnya adalah 7.840 orang, lebih kecil dibanding Kota Malang. Garis kemiskinan sebesar 637,84 ribu rupiah per kapita per bulan, naik dengan pertumbuhan 5,40 persen. Pendapatan per kapita sebesar 9,24 juta rupiah per tahun, naik dengan pertumbuhan 7,14 persen. Jumlah penduduk mencapai 201.854 jiwa, sedikit turun dengan pertumbuhan -0,07 persen.
Kabupaten Sidoarjo
Rank persentase kemiskinan di Indonesia adalah ke-458, lebih tinggi dari Kota Malang. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 4,53 persen dengan pertumbuhan penurunan 9,40 persen. Jumlah penduduk miskinnya adalah 109.390 orang, jauh lebih besar dibanding Kota Malang. Garis kemiskinan sebesar 597,28 ribu rupiah per kapita per bulan, naik dengan pertumbuhan 4,48 persen. Pendapatan per kapita sebesar 13,67 juta rupiah per tahun, naik dengan pertumbuhan 7,33 persen. Jumlah penduduk mencapai 2.002.830 jiwa, naik dengan pertumbuhan 1,00 persen.
Kota Surabaya
Rank persentase kemiskinan di Indonesia adalah ke-484, sedikit lebih tinggi dari Kota Malang. Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 3,96 persen dengan pertumbuhan penurunan 14,84 persen. Jumlah penduduk miskinnya adalah 116.620 orang, jauh lebih besar dibanding Kota Malang. Garis kemiskinan sebesar 742,68 ribu rupiah per kapita per bulan, naik dengan pertumbuhan 3,38 persen. Pendapatan per kapita sebesar 26,44 juta rupiah per tahun, naik dengan pertumbuhan 7,61 persen. Jumlah penduduk mencapai 3.017.382 jiwa, naik dengan pertumbuhan 0,58 persen.