Gunung Ibu Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 9 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (9/2/2026) pukul 10.27 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 4 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak atau 1.725 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 45 detik.
(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumatera Barat (9 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 9 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 93 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-28 milimeter dan lama gempa 34-76 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8 milimeter dan lama gempa 38 detik serta 15 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 44-170 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 528 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (272 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 219 kali.
(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumatera Utara (9 Desember 2025))