Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini (Senin, 16 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (16/2/2026) pukul 18.30 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 8 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Jumlah Korban Jiwa Bencana Alam di Indonesia Melonjak pada 2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 16 Februari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 22 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 69-133 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 mm dan lama gempa 48 detik serta 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 milimeter dan lama gempa 54-69 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 631 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 328 kali letusan.
(Baca: Ada 2 Ribu Bencana Alam di Indonesia pada 2024, Banjir Mendominasi)