Gunung Ibu Kembali Erupsi Dini Hari Ini (Kamis, 14 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Kamis (14/5/2026) pukul 01.58 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 22 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter di atas puncak (1.825 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 42 detik.
(Baca: 55 Bencana Terjadi pada Tengah September 2023, Karhutla Mendominasi)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 14 Mei 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 120 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-28 milimeter dan lama gempa 34-93 detik.
Kemudian, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-6 milimeter dan lama gempa 34-54 detik serta 8 kali harmonik dengan amplitudo 2-28 milimeter dan lama gempa 56-250 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.963 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (1.006 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 697 kali.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Provinsi Kalimantan Tengah dalam Sedekade Terakhir)