Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi Siang Ini, Tinggi Abu Sekitar 1.200 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Rabu (22/4/2026) pukul 13.53 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki sudah erupsi 9 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 1.200 meter di atas puncak atau 2.784 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5,9 milimeter dan durasi 227 detik.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 22 April 2026 pukul 00.00-23.59 WITA menunjukkan terjadi 4 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 7,4-9,6 milimeter dan lama gempa 67-267 detik.
Kemudian, 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4,4-7,4 milimeter dan lama gempa 35-36 detik serta 14 kali tremor non-harmonik dengan amplitudo 2,9-4,4 milimeter dan lama gempa 66-178 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.608 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (845 kali letusan) sedangkan Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi 41 kali.
(Baca: 10 Area Kawasan Hidrologi Gambut yang Paling Rentan Karhutla pada 2023)