Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Boven Digoel Turun 2,34% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 26/05/2026 13:04 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan sebesar 37,4% pada 2025.

Angka tersebut turun 2,34% dari tahun sebelumnya sebesar 39,74%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 2,96%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Boven Digoel lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Boven Digoel yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 37,4% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 3 kabupaten/kota lain di Provinsi Papua Selatan, PoU di Kabupaten Boven Digoel ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Merauke (13,27%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Mappi (42,68%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Papua Selatan pada 2025.

  1. Kabupaten Merauke: 13,27%
  2. Kabupaten Asmat: 36,63%
  3. Kabupaten Boven Digoel: 37,4%
  4. Kabupaten Mappi: 42,68%

(Baca: 10 Negara dengan Populasi Muslim Terbanyak Dunia 2023, Indonesia Memimpin!)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
26 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.760 +0.15
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...