Waspada! Pagi Ini Gunung Ili Lewotolok Kembali Erupsi (Rabu, 4 Februari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 04/02/2026 12:46 WIB
Image Loader
Memuat...
5 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Letusan/Erupsi Terbanyak (1 Januari 2026 - 4 Februari 2026)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Rabu (4/2/2026) pukul 08.33 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ili Lewotolok hanya sekali erupsi.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 200 meter di atas puncak (1.623 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 3,3 milimeter dan durasi 41 detik.

(Baca: Jumlah Rumah Rusak akibat Banjir dan Longsor Sumatra (17 Desember 2025))

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ili Lewotolok di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 4 Februari 2026 pukul 06.00-12.00 WITA menunjukkan terjadi 33 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 3,3-9,7 milimeter dan lama gempa 36-68 detik.

Kemudian, 49 kali gempa hembusan dengan amplitudo 1,7-5,7 milimeter dan lama gempa 28-58 detik serta 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 1,7-8,7 milimeter s-p 9,5 detik dan lama gempa 50-183 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidakmelakukan aktivitas didalam wilayah radius 3 kilometer daripusat aktivitas Gunung Ili Lewotolok.

Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 463 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (246 kali letusan) sedangkan Gunung Ili Lewotolok erupsi 21 kali.

(Baca: Daftar Provinsi yang Dilanda Banjir dan Longsor Awal 2026)

Data Populer

Loading...