Gunung Semeru Kembali Erupsi Sore Ini (Selasa, 3 Maret 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (3/3/2026) pukul 16.23 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 4 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 16 milimeter dan durasi 78 detik.
(Baca: Kualitas Udara di Bangladesh Paling Buruk se-Dunia, Bagaimana Indonesia?)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 3 Maret 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 21 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 59-138 detik.
Kemudian, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-6 milimeter dan lama gempa 39-117 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 15 milimeter s-p 16 detik dan lama gempa 47 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 826 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 419 kali letusan.
(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)