Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Kerinci, Jambi periode semester 2025. Angka persentase penduduk miskin saat ini mencapai 7,48 persen, naik 0,55 persen dari tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 7,94 persen. Total jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat 18.280 jiwa.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Pekanbaru | 2004 - 2025)
Data historis sejak 2004 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi wilayah ini terjadi pada 2004 dengan angka 12,41 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2024 dengan 6,93 persen. Selama 21 tahun pencatatan, posisi rank kemiskinan Kabupaten Kerinci di Indonesia berada di urutan 306 pada tahun 2025.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir wilayah ini adalah 7,32 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir mencapai 7,41 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan terbesar penurunannya terjadi pada 2008 sebesar 31,77 persen, sementara perubahan angka terkecil tercatat pada 2005.
Kabupaten Batang Hari
Wilayah ini menempati urutan 278 tingkat nasional untuk persentase kemiskinan, dengan angka tercatat 8,27 persen dan mengalami penurunan sebesar 4,17 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 22.830 jiwa, garis kemiskinan sebesar 622,44 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita tahunan 89,31 juta rupiah.
Kabupaten Bungo
Urutan 419 tingkat nasional menjadi posisi wilayah ini untuk indikator persentase kemiskinan, dengan angka tercatat 5,17 persen yang mengalami sedikit kenaikan 2,17 persen pada tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin tercatat 20.730 jiwa, garis kemiskinan 619,46 ribu rupiah per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita tahunan mencapai 75,85 juta rupiah.
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Labuhan Batu Bulan April Turun 4,31%)
Kota Jambi
Posisi 298 tingkat nasional dicatatkan untuk indikator persentase kemiskinan wilayah ini, dengan angka 7,69 persen yang mengalami sedikit penurunan 0,52 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 47.210 jiwa, garis kemiskinan tertinggi di grup ini yaitu 773,12 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita tahunan 73,34 juta rupiah.
Kabupaten Merangin
Urutan 283 tingkat nasional menjadi posisi wilayah ini untuk persentase kemiskinan, tercatat angka 8,07 persen yang mengalami penurunan 3,93 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 32.380 jiwa, garis kemiskinan 629,00 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tahunan tercatat 73,67 juta rupiah.
Kabupaten Muaro Jambi
Posisi 463 tingkat nasional dicatatkan untuk indikator persentase kemiskinan wilayah ini, dengan angka 4,32 persen yang mengalami kenaikan 18,36 persen pada tahun terakhir, menjadi pertumbuhan kemiskinan tertinggi di seluruh kabupaten perbandingan Jambi. Jumlah penduduk miskin mencapai 21.050 jiwa, garis kemiskinan 633,58 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tahunan 102,14 juta rupiah.
Kabupaten Tebo
Urutan 384 tingkat nasional menjadi posisi wilayah ini untuk persentase kemiskinan, dengan angka tercatat 5,97 persen yang mengalami penurunan 2,45 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 22.100 jiwa, garis kemiskinan 602,11 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita tahunan 69,02 juta rupiah.