Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data semesteran tingkat kabupaten tahun 2025 untuk Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau. Persentase penduduk miskin tahun ini tercatat 5,16 persen, turun 10,73 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 12.560 jiwa, turun 1.430 jiwa dari tahun 2024. Jumlah penduduk wilayah ini tercatat 243.306 jiwa pada periode yang sama.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Perawatan Kulit Kab. Aceh Selatan | 2024)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan di wilayah ini pernah mencatat nilai tertinggi 9,49 persen pada tahun 2005. Nilai terendah persentase kemiskinan tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan terbesar pernah terjadi pada tahun 2005 sebesar 54,06 persen, sementara penurunan terbesar terjadi pada tahun 2023 sebesar 13,39 persen.
Posisi rank persentase kemiskinan Kabupaten Karimun secara nasional saat ini berada di urutan 420 dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Selama 21 tahun data yang tercatat, posisi rank wilayah ini pernah berada di urutan terbaik 439 pada tahun 2011, dan posisi terendah berada di urutan 247 pada tahun 2013.
Kota Batam
Berada di urutan 481 secara nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat persentase penduduk miskin sebesar 3,81 persen dengan penurunan 21,44 persen dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 68.040 jiwa penduduk miskin dari total 1.785.566 jiwa penduduk total. Garis kemiskinan di wilayah ini sebesar 954,44 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 195,57 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Bintan
Memiliki rangking 439 secara nasional, persentase penduduk miskin tercatat 4,77 persen dengan penurunan 12,32 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 8.110 jiwa dari total 169.899 jiwa penduduk yang tercatat. Garis kemiskinan berada pada angka 528,55 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai 193,68 juta rupiah per tahun.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bukit Tinggi | 2004 - 2025)
Kota Tanjung Pinang
Berada di posisi 386 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 5,96 persen dengan penurunan 13,12 persen dibanding tahun sebelumnya. Terdapat 13.470 jiwa penduduk miskin dari total 226.074 jiwa penduduk yang tinggal di wilayah ini. Garis kemiskinan mencapai 842,15 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar 111,01 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Kepulauan Anambas
Posisi rank nasional berada di urutan 359, dengan persentase kemiskinan tercatat 6,35 persen dan hanya mengalami penurunan sebesar 4,80 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 2.860 jiwa dari total 45.005 jiwa penduduk. Garis kemiskinan tercatat 540,80 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita mencapai 399,58 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Lingga
Menempati urutan 247 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 9,12 persen dengan penurunan sebesar 8,71 persen dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 8.240 jiwa penduduk miskin dari total 90.272 jiwa penduduk total wilayah ini. Garis kemiskinan berada pada angka 596,56 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar 57,83 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Natuna
Berada di urutan 436 secara nasional, persentase penduduk miskin tercatat 4,81 persen dengan penurunan 4,56 persen pada periode pelaporan terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 4.010 jiwa dari total 83.465 jiwa penduduk yang tercatat. Garis kemiskinan tercatat 555,29 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai 281,44 juta rupiah per tahun.