Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Bengkulu Turun 0,37% Setahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 22/07/2026 08:36 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Bengkulu, Bengkulu (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Bengkulu, Bengkulu mencapai 6,06% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,37% dari tahun sebelumnya sebesar 6,43%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 2,14%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Bengkulu lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Bengkulu yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,06% dari total penduduk.

Dibanding 9 kabupaten/kota lain di Provinsi Bengkulu, PoU di Kota Bengkulu ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Rejang Lebong (11,61%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bengkulu pada 2025.

  1. Kota Bengkulu: 6,06%
  2. Kabupaten Mukomuko: 6,75%
  3. Kabupaten Bengkulu Selatan: 8,33%
  4. Kabupaten Bengkulu Tengah: 9,17%
  5. Kabupaten Kepahiang: 9,53%
  6. Kabupaten Kaur: 9,62%
  7. Kabupaten Seluma: 10,37%
  8. Kabupaten Bengkulu Utara: 10,39%
  9. Kabupaten Lebong: 10,79%
  10. Kabupaten Rejang Lebong: 11,61%

(Baca: Target Penciptaan Lapangan Kerja Formal Pemerintah RI pada 2027)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
22 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 +0.08
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...