Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Buton Selatan Capai 9,93% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 17/04/2026 13:11 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara mencapai 9,93% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,33% dari tahun sebelumnya sebesar 9,6%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,36%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Buton Selatan lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Buton Selatan yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 9,93% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 16 kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Tenggara, PoU di Kabupaten Buton Selatan ada di urutan ke-9. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Kolaka (4,18%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Muna (17,1%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tenggara pada 2025.

  1. Kabupaten Kolaka: 4,18%
  2. Kabupaten Konawe Utara: 5,08%
  3. Kabupaten Kolaka Utara: 5,13%
  4. Kabupaten Konawe: 6,73%
  5. Kota Kendari: 7,33%
  6. Kabupaten Kolaka Timur: 7,37%
  7. Kabupaten Wakatobi: 8,0%
  8. Kabupaten Bombana: 8,94%
  9. Kabupaten Buton Selatan: 9,93%
  10. Kota Bau Bau: 10,05%

(Baca: Jumlah Penduduk Jawa Barat yang Bekerja Meningkat Awal 2025)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
19 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...