Gunung Ibu Kembali Erupsi Sore Ini (Minggu, 15 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (15/2/2026) pukul 15.38 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 38 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 45 detik.
(Baca: Survei Kurious: Banyak Orang Merasa Kualitas Udara Indonesia Buruk)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 15 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 113 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-28 milimeter dan lama gempa 37-87 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-6 milimeter dan lama gempa 39-47 detik serta 22 kali harmonik dengan amplitudo 3-28 milimeter dan lama gempa 47-170 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 608 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (315 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 253 kali.
(Baca: Chad Jadi Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 2024)