BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Sulawesi Barat Turun 2,31%(Data Desember 2025)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Jumlah penduduk miskin di Sulawesi Barat pada Desember 2025, berkurang 3.600 jiwa menjadi 152,31 ribu jiwa dibandingkan dengan September 2024. Sementara jika dibandingkan dengan Maret 2024, Jumlah penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 162,19 ribu jiwa.
Turunnya jumlah penduduk miskin di provinsi ini, turut memberikan dampak terhadap pengurangan persentase penduduk miskin. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis persentase penduduk miskin di Sulawesi Barat mencapai 10,18 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,23 persen dibandingkan Maret 2025 yang tercatat 10,41 persen. Sementara, dibandingkan dengan September 2024, angkanya turun 0,53 persen.
(Baca: Indonesia Paling Banyak Ekspor Rubber ke Belize pada 2023)
Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin berkurang 149,88 ribu jiwa pada September 2025 dibanding Maret 2025 dan lebih rendah dibanding September 2024. Adapun Jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 850 menjadi 23.860 jiwa per September 2025. Sedangkan untuk jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat 126,02 ribu jiwa.
Kondisi kemiskinan di Sulawesi Barat ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp.475,49 ribu per kapita/bulan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini dengan rincian, Rp.371,05 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp.104,44 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan non-makanan.
(Baca: Indonesia Paling Banyak Impor Ships, Boats dari Panama pada 2023)
Garis kemiskinan untuk daerah perdesaan sebesar Rp.432,17 ribu per kapita/bulan. Dengan rincian Rp.370,68 ribu per kapita/bulan untuk makanan dan Rp.100,95 ribu per kapita/bulan untuk non-makanan. Sementara, garis kemiskinan di daerah perkotaan Rp.437,39 ribu per kapita/bulan, dengan rincian, sebesar Rp.372,54 ribu per kapita/bulan untuk makanan dan Rp.100,95 ribu per kapita/bulan untuk non-makanan.