Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kota Malang semester tahun 2025 sebesar 3,85 persen. Angka ini turun sedikit dari tahun sebelumnya yang tercatat 3,91 persen, dengan penurunan pertumbuhan turun 1,53 persen. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini tercatat 34.410 jiwa, turun 430 jiwa dari tahun sebelumnya, disaat total penduduk Kota Malang bertambah 5.086 jiwa menjadi 894.445 jiwa.
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan Kota Malang pernah mencapai nilai tertinggi sebesar 7,42 persen pada tahun 2006. Nilai terendah tercatat pada tahun 2025 ini. Pertumbuhan angka kemiskinan turun terbesar terjadi pada tahun 2009 turun 22,71 persen, sedangkan kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2020 sebesar 9,09 persen. Ranking nasional persentase kemiskinan Kota Malang berada di urutan 479 dari total 514 kabupaten kota seluruh Indonesia.
(Baca: 4,95% Penduduk di Kabupaten Indragiri Hilir Masuk Kategori Miskin)
Dari catatan historis, rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir Kota Malang adalah 4,01 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir tercatat 4,20 persen. Ranking nasional wilayah ini sempat bergeser mulai dari urutan 365 pada tahun 2004, secara bertahap menuju urutan bawah yang menunjukkan penurunan angka kemiskinan lebih baik dibandingkan sebagian besar wilayah lain di Indonesia.
Kota Batu
Berada di urutan 507 ranking nasional persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 2,86 persen dengan penurunan turun 6,54 persen dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 6.220 jiwa penduduk miskin dari total 217.100 jiwa penduduk. Garis kemiskinan disini berada di angka 671,27 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 105,20 juta rupiah per tahun.
Kota Madiun
Ranking nasional persentase kemiskinan berada di urutan 478, satu tingkat di atas Kota Malang. Angka kemiskinan tercatat 3,89 persen dengan penurunan turun 11,19 persen selama satu tahun terakhir. Terdapat 6.960 jiwa penduduk miskin dari total 179.060 jiwa penduduk. Garis kemiskinan wilayah ini sebesar 666,07 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 98,08 juta rupiah per tahun.
(Baca: Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Bungo Bulan Juni Naik 0,22%)
Kota Mojokerto
Wilayah ini menempati urutan 423 ranking nasional persentase kemiskinan dengan angka tercatat 5,05 persen. Penurunan angka kemiskinan terjadi turun 9,34 persen selama setahun terakhir. Terdapat 6.770 jiwa penduduk miskin dari total 134.102 jiwa penduduk. Garis kemiskinan disini tercatat 630,96 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita masyarakat sebesar 66,24 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Sidoarjo
Berada di urutan 456 ranking nasional persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 4,40 persen dengan penurunan turun 2,87 persen. Terdapat 107.570 jiwa penduduk miskin dari total 2.444.903 jiwa penduduk yang menjadi jumlah penduduk terbesar di kelompok wilayah perbandingan ini. Garis kemiskinan tercatat 617,91 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 145,53 juta rupiah per tahun.
Kota Surabaya
Menempati urutan 489 ranking nasional persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 3,56 persen dengan penurunan turun 10,10 persen selama satu tahun terakhir. Terdapat 105.090 jiwa penduduk miskin dari total 2.949.653 jiwa penduduk. Garis kemiskinan disini menjadi yang tertinggi di kelompok ini yaitu 775,60 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 283,31 juta rupiah per tahun.