Waspada! Siang Ini Gunung Dukono Kembali Erupsi (Minggu, 26 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Minggu (26/4/2026) pukul 12.37 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 17 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 650 meter di atas puncak atau 1.737 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi Gunung Dukono masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Indonesia, Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Asia Tenggara)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 26 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 103 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 38,68-63,94 detik.
Kemudian, 2 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 20 milimeter s-p 21,14 detik dan lama gempa 54,53-68,56 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-5 milimeter dominan 3 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.674 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (867 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 78 kali.
(Baca: Bukan Jakarta, Inilah Daerah dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia (Rabu, 7 Juni 2023))