Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan semester 2025 untuk Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Persentase penduduk miskin tercatat 5,48 persen, turun sedikit 0,2 persen dari tahun sebelumnya dengan penurunan pertumbuhan sebesar 3,52 persen. Jumlah penduduk miskin wilayah ini mencapai 6.670 jiwa, berkurang 190 jiwa dibandingkan 2024.
(Baca: Persentase Penduduk yang Memiliki HP Kota dan Desa Periode 2013-2024)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencatat nilai tertinggi 11,41 persen pada tahun 2006. Nilai terendah tercatat pada 2019 sebesar 4,91 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi 2007 yaitu minus 18,58 persen, sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi 2021 sebesar 12,63 persen.
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Gunung Mas secara nasional saat ini berada di urutan 408 dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia. Pada 20 tahun lalu ranking wilayah ini berada di posisi 311, menunjukkan pergeseran posisi selama dua dekade. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir sebesar 5,53 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 5,40 persen.
Kabupaten Barito Selatan
Berada di ranking 431 secara nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 4,94 persen dengan pertumbuhan naik 2,28 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin tercatat 7.090 jiwa, garis kemiskinan ditetapkan sebesar 564,34 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 68,43 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 4,93 persen.
Kabupaten Barito Timur
Menduduki ranking 375 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 6,10 persen dengan penurunan sebesar 8,41 persen pada periode terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 8.120 jiwa, garis kemiskinan wilayah ini sebesar 690,68 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita penduduk tercatat 94,05 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan pendapatan 2,70 persen tahun lalu.
(Baca: 10,47% Penduduk di Kabupaten Sigi Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Barito Utara
Ranking nasional persentase kemiskinan berada di urutan 406, dengan angka kemiskinan 5,52 persen mengalami penurunan 2,65 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin sebesar 7.440 jiwa, garis kemiskinan ditetapkan 654,10 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat wilayah ini mencapai 88,61 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan pendapatan 2,62 persen pada periode laporan.
Kabupaten Kapuas
Memiliki ranking nasional yang sama persis dengan Kabupaten Gunung Mas yaitu urutan 408, persentase kemiskinan tercatat 5,48 persen dengan pertumbuhan naik 4,38 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin mencapai 20.430 jiwa, angka garis kemiskinan wilayah ini sebesar 529,06 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita penduduk tercatat 62,15 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan pendapatan 6,22 persen.
Kabupaten Katingan
Menduduki urutan 413 secara nasional, persentase kemiskinan tercatat 5,30 persen dengan pertumbuhan naik 0,76 persen pada periode laporan. Jumlah penduduk miskin mencapai 9.750 jiwa, garis kemiskinan wilayah ditetapkan sebesar 640,91 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 73,11 juta rupiah per tahun, mengalami pertumbuhan 7,65 persen tahun lalu.
Kabupaten Kota Waringin Timur
Berada di ranking 394 secara nasional untuk indikator persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka 5,83 persen dengan pertumbuhan naik 3,00 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin mencapai 27.700 jiwa, garis kemiskinan ditetapkan 596,12 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita penduduk tercatat 92,97 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan pendapatan 9,71 persen periode terakhir.