KLHK Temukan 652 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Jawa Timur (Kamis, 2 Juli 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 02/07/2026 11:53 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 652 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 49 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (2/7/2026) pukul 11.53 WIB. Dari 652 titik panas terdeteksi, 21 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 589 titik skala sedang, dan 42 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kualitas Udara di Kota Besar Indonesia Buruk, Jauh dari Standar WHO)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Jawa Timur sebanyak 73 titik. Sulawesi Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 69 titik. Nusa Tenggara Timur berada di posisi ketiga sebanyak 64 titik panas.

Sebanyak 52 titik panas terdeteksi di Maluku Utara, Sulawesi Tenggara menyusul dengan 51 titik panas, serta Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Selatan masing-masing memiliki 39 dan 35 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Chad Jadi Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 2024)

Data Pasar

Macro update by
02 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.979 -0.18
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...