Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Selasa, 21 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Selasa (21/4/2026) pukul 19.13 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 11 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak (1.725 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 58 detik.
(Baca: Bukan Jakarta, Inilah Daerah dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia (Rabu, 7 Juni 2023))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 21 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 126 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-28 milimeter dan lama gempa 34-76 detik.
Kemudian, 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-11 milimeter dan lama gempa 37-47 detik serta 11 kali harmonik dengan amplitudo 2-10 milimeter dan lama gempa 51-117 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.594 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (843 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 577 kali.
(Baca: Kualitas Udara di Bangladesh Paling Buruk se-Dunia, Bagaimana Indonesia?)